Contoh Karya Tulis Ilmiah yang Baik dan Benar (+Strukturnya)

Contoh Karya Tulis Ilmiah yang Baik dan Benar (+Strukturnya)

Posted on 141 views


Tahukah Anda apa yang dimaksud dengan karya tulis ilmiah ? Karya tulis ilmiah adalah suatu karya tulis yang dapat dibuat untuk bisa memecahkan sebuah permasalahan dengan berdasarkan teori dan juga metode ilmiah. Umumnya karya ilmiah ini memiliki isi seperti fakta, data dan juga solusi tentang sebuah masalah yang dapat diangkat.

Pada artikel ini akan memberikan contoh dari karya tulis ilmiah yang sudah sesuai dengan sistematika penulisan karya tulis ilmiah.

Penerapan Bank Sampah di Desa

Abstrak

Sampah masih menjadi salah satu hal yang paling sering kita lihat dipinggiran jalan, sungai, gunung, dan didaerah-daerah perdesaan. Sampah di daerah pedesaan masih menjadi suatu persoalan, karena banyak sampah yang berserakan di sekitarnya. Hal tersebut membuat kita penduduk yang berkunjung menjadi kurang nyaman. Maka dari itu, diciptakannya suatu lembaga yang bernama Bank Sampah. Bank Sampah tersebut berfungsi untuk memilah-milah sampah yang dikumpulkan oleh masyarakat desa untuk dibuat suatu kerajinan dan lain sebagainya.

Kata kunci : Sampah, masyarakat desa, dan Bank Sampah

Bab I

Pendahuluan

1. Latar Belakang Masalah

Di era serba instan seperti sekarang ini membuat kita bergantung kepada produk kemasan yang penggunaannya juga sangat mudah. Hal tersebut membuat banyak sampah yang dihasilkan karena kemasan dari produk yang sudah terpakai tidak digunakan lagi. Sampah-sampah tersebut menumpuk seiring bertambahnya penggunaan. Dan masyarakat desa puraka I  sering kali membuang sampah mereka di tempat pembuangan sampah yang memiliki ukuran yang relatif besar.

Tempat pembuangan sampah tersebut berbentuk persegi yang dibangun dengan bahan batu dan disemen. Semua sampah milik masyarakat yang dihasilkan oleh produk bekas pakai tersebut menumpuk di tempat pembuangan sampah. Sedikit masyarakat yang sadar akan kebersihan tempat pembuangan sampah tersebut. Sehingga membuat tempat pembuangan sampah tersebut memunculkan bau yang kurang sedap dan mengganggu penglihatan karena terlihat kotor.

Oleh karena itu, dibentuklah sebuah lembaga yang bernama Bank Sampah di lingkungan Desa Puraka I. Bank Sampah merupakan sebuah tempat dimana sering digunakan untuk mengumpulkan sampah yang telah dipilah-pilah.

2. Perumusan Masalah

Penggunaan produk instan yang dikemas menggunakan kemasan plastik sering kali menghasilkan sampah pada setiap rumah tangga di Desa Puraka I. Sampah-sampah tersebut dibuang kedalam tempat pembuangan sampah umum yang ada di desa tersebut. Seiring bertambahnya waktu, sampah tersebut kian menumpuk di tempat pembuangan sampah yang membuat kotor Desa Puraka I. Oleh sebab itu, dibentuklah Bank Sampah di Desa Puraka I untuk mengatasi sampah yang ada di setiap rumah di desa tersebut.

3. Tujuan dan Manfaat

Adapun tujuan dari karya ilmiah ini yaitu :

  • Untuk mengatasi masalah sampah yang ada di Desa Puraka I
  • Untuk dapat menciptakan lingkungan yang bersih di Desa Puraka I

Adapun manfaat dari karya ilmiah ini yaitu :

  • Bermanfaat untuk membersihkan tempat pembuangan sampah di Desa Puraka I
  • Bermanfaat untuk menjadikan kerajinan tangan dari sampah plastik
  • Bermanfaat untuk menciptakan lingkungan yang sehat

Bab II

Landasan Teori

1. Kajian Teori

Berikut ini merupakan kajian teori dari sampah, Bank sampah, dan juga Desa.

Sampah merupakan suatu material sisa yang sudah dibuang menjadi suatu hasil dari proses produksi, baik itu dari rumah tangga maupun industry. Pengertian lainnya dari sampah yaitu sesuatu yang tak diinginkan oleh manusia ketika setelah proses maupun pengggunaannya sudah berakhir.

Dan material sisa yang dimaksudkan tersebut ialah sesuatu yang bersumber dari hewan, manusia, maupun tumbuhan yang telah tak terpakai lagi. Bentuk dari sampah itu dapat berbentuk cair, padat, maupun gas.

Bank sampah merupakan sebuah system yang dapat mengelola sampah kering dengan cara kolektif atau gotong royong. Hal tersebut dapat mendorong masyarakat agar ikut berperan secara aktif didalamnya. Bank Sampah tersebut juga dapat menampung, memilaj dan juga menyalurkan sampah yang memiliki nilai ekonomi di pasar baik itu lapak maupun pengepul, sehingga para masyarakat bisa mendapatkan keuntungan secara ekonomi dari menabung sampah mereka.

Sampah yang biasanya disetorkan oleh para nasabah biasanya telah terpilah menjadi beberapa kategori, seperti pada umumnya yaitu kaca, kertas, plastic maupun logam. Kategori dari sampah tersebut juga harus disesuaikan dengan kemauan dan juga kemampuan masyarakatnya yang sudah menjadi nasabah.

Di Indonesia, kata desa merupakan suatu pembagian wilayah administrative yang berada di bawah kecamatan, dan dipimpin oleh kepala Desa. Suatu desa asalah suatu kumpulan dari berbagai macam unit pemukiman yang kecil dan sering disebut juga dengan kampung, dusun, banjar, maupun jorong. Kepala desa tersebut biasanya disebut juga dengan nama seperti kepala kampung maupun petinggi.

2. Kerangka Berpikir

Sampah yang dihasilkan oleh rumah tangga dari masyarakat desa Puraka I ditumpukkan didalam tempat pembuangan sampah yang berukuran cukup besar. Tetapi sedikit dari masyarakat tersebut yang sadar akan kebersihan didalam pembuangan sampah. Sehingga membuat tempat pembuangan sampah menjadi kotor dan memunculkan bau yang tidak sedap.

Oleh karena itu, diperlukannya suatu lembaga yang dapat mengatasi masalah sampah tersebut. Pada penelitian kali ini membentuk lembaga yang bernama Bank Sampah. Dimana dengan lembaga tersebut, setiap rumah tangga yang ada di desa tersebut dapat mengumpulkan, memilah dan menjual sampah mereka kepada Bank Sampah. Sehingga dengan begitu sampah yang sudah dikumpulkan tersebut bisa ditukarkan dengan sembako. Dengan begitu masyarakat desa pun merasa bersemangat untuk memilah sampah yang ada dan membuat tempat pembuangan sampah menjadi bersih.

Berdasarkan atas uraian diatas, maka dapat digambarkan kerangka berpikir sebagai berikut :

kerangka berpikir

3. Metodologi Penulisan

Adapun metodologi penulisan pada penelitian ini yaitu mengenai jenis penulisan. Dimana penulisan ini adalah jenis penulisan empiris. Hal tersebut dikarenakan terdapat permasalahan yang mempunyai sifat yang sementara dan tidak menutup kemungkinan bahwasanya terdapat perkembangan setelah sudah memasuki lapangan.

Jenis penulisan empiris ini juga dilakukan gunanya yaitu untuk dapat memperoleh data yang berbentuk suatu pendapat, pandangan dan pemikiran yang nantinya dapat digunakan menjadi suatu bahan analisis oleh penulis didalam penulisannya.

Bab III

Pembahasan

1. Deskripsi kasus

Kurangnya kesadaran dari masyarakat desa membuat tempat pembuangan sampah menjadi kotor dan memunculkan bau yang tidak sedap. Tidak hanya itu, dengan lingkungan yang dipenuhi dengan sampah seperti itu akan membuat orang yang berkunjung ke desa menjadi risih.

Maka dari itu diperlukannya suatu lembaga yang dapat mengatasi masalah sampah didesa tersebut. Oleh karenanya, dibentuklah lembaga Bank Sampah. Dengan Bank Sampah tersebut dapat membantu mengurangi penumpukan sampah didalam tempat pembuangan sampah. Setiap rumah akan mengumpulkan sampahnya, memilah sampahnya dan kemudian dijual kembali kepada Bank Sampah. Dan masyarakat yang menjual sampahnya akan mendapatkan sembako. Sampah yang dijual tersebut dapat didaur ulang lagi menjadi kerajinan dan lain sebagainya.

2. Analisis Kasus

Dengan deskripsi kasus diatas, maka didapatlah satu solusi bahwasanya untuk mengurangi penumpukan sampah di tempat pembuangan sampah harus dibentuk suatu lembaga yang bernama Bank Sampah.

Dengan Bank Sampah tersebut, masyarakat desa menjadi lebih bersemangat untuk mengumpulkan, memilah dan kemudian menjual sampah mereka kepada Bank Sampah. Karena dengan begitu maka mereka akan mendapatkan sejumlah sembako.

Bab III

Penutup

1. Kesimpulan

Kesimpulan dari penelitian ini ialah, perlunya untuk membentuk suatu lembaga Bank Sampah yang bertugas untuk mengatasi persoalan sampah disuatu desa. Karena sampah yang sudah dipilah tersebut dapat didaur ulang lagi menjadi kerajinan.

2. Saran

Saran penulis untuk penelitian selanjutnya yaitu diperlukannya suatu tempat pusat kerajinan yang dapat bekerjasama dengan Bank Sampah. Karena dengan begitu, akan membuat para pendiri Bank Sampah tidak bersusah payah lagi untuk mencari tempat pusat kerajinan.

Demikianlah artikel yang memberikan contoh karya tulis ilmiah. Semoga artikel ini dapat bermanfaat untuk Anda.

Rate/Vote ?
[Total: 0 Average: 0]
Loading...
Gravatar Image
Seorang pecinta teknologi yang suka membagi ilmu ilmu yang bermanfaat untuk memecahkan masalah orang orang yang berada dalam dunia teknologi

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *